RANGKUMAN WAN.
Analisis Jaringan Berbasis Luas dan Jaringan Nirkabel
Abad ke-18 didominasi oleh perkembangan sistem mekanik yang mengiringi revolusi industri, abad ke-19 dinyatakan sebagai jamannya mesin uap, dan abad ke-20 dinyatakan sebagai jamannya teknologi radio, TV, dan komputer yang memegang peranan penting dalam pengumpulan, pengolahan, dan media distribusi informasi, dimana teknologi jaringan komputer global mampu menjangkau seluruh wilayah dunia, pengembangan sistem, dan teknologi yang digunakan serta penyebaran informasi melalui media internet, peluncuran satelit-satelit komunikasi dan perangkat komunikasi wireless/seluler menandai awal abad millenium.
Sejak internet mulai dikenal masyarakat dan dirilisnya sistern operasi Windows 96 oleh Microsoft Inc yang dapat menghubungkan beberapa komputer baik komputer pribadi (PC) mau pun server dengan sebuah jaringan dan jenis LAN (Local Area Network) menjadi sebuah hal yang mudah dan biasa. Hal ini juga berlaku pada konsep downsizing maupun lightsizing yang bertujuan menekan efisiensi anggaran pada pengadaan peralatan komputer, sehingga kebutuhan terhadap sebuah jaringan komputer menjadi suatu hal yang tidak terelakkan lagi. Salah satunya adalah Jaringan WAN
Jaringan WAN adalah jaringan komunikasi data yang menghubungkan user- user yang ada di jaringan yang berada di suatu area geografik yang besar. Layanan WAN terfokus beroperasi pada layer Physical dan Data Link pada model OSI layer. Jaringan WAN biasanya selalu menggunakan fasilitas transmisi yang disediakan oleh perusahaan telekomunikasi seperti perusahaan layanan telepon, Lembaga- lembaga yang menangani standarisasi jaringan Wide Area Network diantaranya International Telecommunication Union-Telecommunication Standardization Sector (ITU-T) Consultative Committee for International Telegraph and Telephone (CCITT), International Prganization for Standardization (ISO), International Engineering Task Force (IETF), dan Electronics Industries Association (EIA).
Hirarki berguna sebagai suatu cara untuk mendesain infrastruktur jaringan
yang dapat diandalkan. Model ini menyediakan cara pandang yang bervariasi mengenai sebuah network, sehingga mempermudah kita dalam mendesain dan membangun jaringan yang terskala Model jaringan hirarki terbagi menjadi
tiga layer, yaitu sebagai berikut. 1) Core layer,
Core layer memberikan struktur transportasi yang optimal dan dapat
diandalkan dalam meneruskan traffic pada kecepatan yang sangat tinggi. Peralatan pada core layer jangan diberi beban dalam bentuk proses apapun yang dapat menganggu kecepatan switch paket data dalam kecepatan tinggi, seperti access-list checking, data encryption, address transation, Core layer dikenal sebagai backbone antar jaringan yang
saling terkoneksi a) Tugas core layer
Tugas core antara lain melakukan desain jaringan dengan keandalan yang tinggi serta melakukan desain untuk kecepatan dan latency
yang rendah, b) Fungsi dan core layer
Fungsi dari core layer adalah mengatur traffic (traffic switching) dan mengatur kapasitas serta mengirim traffic dengan cepat dan handal.
2) Distribution layer Distribution layer terletak di antara access layer dan core layer dan membantu membedakan core jaringan inti dengan jaringan-jaringan yang
a) Tujuan distribution layer
Tujuan distribution layer untuk memberikan batasan definisi dalam daftar akses dan filter lainnya untuk menuju kejaringan inti. Maka dari itu, layer ini mendefinisikan aturan-aturan untuk jaringan, seperti routing updates, route summaries, VLAN traffic, dan address aggregation
b) Fungsi dari distribution layer yaitu routing (dalam satu autonomous
system), filtering (dalam satu autonomous system), service handling.
mengendalikan konektivitas, serta QOS
c) Tugas dan distribution layer Tugas dari distribution layer yaitu routing antar layer atau antar subnet VLAN di Access Layer. 3) Acces layer
Acces layer berfungsi adalah sebagai berikut, a) Access Layer mensuplai trafik ke jaringan dan melakukan network
entry control
b) Access layer juga dapat melakukan daftar akses yang didesain untuk mencegah pengguna tak sah untuk dapat masuk c) Access layer juga dapat memberi akses situs jarak jauh kepada jaringan melalui teknologi wide-area
Komentar
Posting Komentar